BAHAN AJAR
Pendidikan Kewarganegaraan
Peraturan Perundang-undangan Tingkat Pusat dan Daerah


Untuk kelas V
SDN BUAHBATU 4 Semester 1

Disusun oleh :
ANTRI, S.Pd




















Sub materi :
Standar Kompetensi                                         
2.   Memahami peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah.
Kompetensi Dasar                                  
2.2. Memberikan contoh peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah, seperti pajak, antikorupsi, lalu lintas, dan larangan merokok.

PERATURAN LALU LINTAS





A. Indikator  pencapaian kompetensi :

1.       Menyebutkan pengertian peraturan lalu lintas
2.       Menyebutkan contoh contoh peraturan tentang lalu lintas.
3.       Menyebutkan tujuan  peraturan  lalu lintas
4.       Menyebutkan bentuk-bentuk pelanggaran lalu lintas
5.       Menyebutkan  sangsi atas pelanggaran lalu lintas
6.       Menggabungkan gambar rambu lalu lintas dengan deskripsinya
7.       Menunjukkan gambar bentuk pelanggaran lalu lintas
8.       Menjelaskan fungsi warna lampu pada trafict light


                          Gambar 1
                Sumber : my computer

A.      Pengertian dan  Contoh  Peraturan Lalu Lintas.

Peraturan merupakan tindakan yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Setiap tempat memiliki peraturan sendiri. Di rumah , di sekolah  kita memiliki peraturan.  Di masyarakat juga demikian. Contoh peraturan sekolah misalnya, setiap peserta didik harus menggunakan seragam sekolah. Contoh peraturan di masyarakat misalnya setiap warga yang menerima tamu lebih dari 24 jam diwajibkan lapor kepada ketua RT.
Selain itu, dapat kita temui peraturan-peraturan lainnya, seperti peraturan pemerintah, peraturan kantor, peraturan lalu lintas, dan lain-lain. Dan yang akan kita pelajari sekarang adalah tentang peraturan lalu lintas.






Gambar 2
Sumber : google.com


Peraturan lalu lintas adalah hal-hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh para pemakai jalan. Siapakah pemakai jalan itu ? Pemakai jalan adalah orang yang mengendarai mobil, motor juga pejalan kaki yang menggunakan jalan.






                                                                                                Gambar 3
                                                                                                Sumber : google.com

Yang termasuk peraturan lalu lintas diantaranya .
1.       Penyebrang jalan harus menyebrang di zebra cross atau di jembatan penyebrangan.
2.       Pejalan kaki wajib berjalan di atas trotoar yang disediakan khusus untuk pejalan kaki.
3.       Pengguna kendaraan motor roda dua wajib menggunakan helm.
4.       Pengemudi kendaraan roda empat wajib menggunakan sabuk pengaman.
5.       Pengendaraan kendaraan bermotor wajib memiliki SIM (surat izin mengendara).


B.      Tujuan Peraturan Lalu Lintas

Setiap peraturan yang dibuat tentunya memiliki tujuan, dan setiap tujuan pasti memiliki kebaikan untuk semuanya. Demikian juga dengan peraturan lalu lintas. Dapat dibayangkan jika jika di sebuah perempatan jalan lampu lalu lintasnya mati, pasti akan terjadi kemacetan. Juga dapat kita bayangkan jika tidak disediakan trotoar, dimanakah para pejalan kaki akan berjalan ? Mereka tentu akan menjadi bingung. Oleh karena itu adanya peraturan lalu lintas tentu punya tujuan.


Diantara tujuan peraturan lalu lintas antara lain :
1.       Untuk kenyamanan para pengguna jalan
2.       Transportasi lancar
3.       Melindungi para pengguna jalan
4.       Untuk ketertiban bersama

Gambar 4
Sumber : google.com


C.      Contoh Pelanggaran Lalu Lintas

Peraturan pemerintah tentang lalu lintas dituangkan dalam undang-undang nomor 14 tahun 1992 dan Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009. Undang-undang ini mengatur jalan, tatacara berlalu lintas, kendaraan dan pengguna jalan. Peraturan ini berlaku untuk semua pengguna jalan di Indonesia.

Didalam peraturan lalu lintas diatur tentang tatacara berlalu lintas serta perbuatan apa saja yang termasuk pelanggaran lalu lintas. Untuk itu kita harus tahu tentang hal-hal yang termasuk pelanggaran lalu lintas. Berikut ini adalah contoh-contoh pelanggaran lalu lintas :
1.       Menyebrang bukan di zebracross
2.       Berhenti di persimpangan jalan
3.       Melewati jalan yang ada tanda dilarang masuk
4.       Menerobos lampu merah
5.       Berkendaraan di trotoar




                                                                                                                                                Gambar 5
                                                                                                                                                Sumber : google.com
D.      Sangsi atas pelanggaran lalu lintas
Setiap yang melanggar peraturan pasti akan diberikan sangsi atau hukuman. Demikian pula pada pelanggar peraturan lalu lintas. Sangsi tersebut mulai dari sangsi ringan sampai dengan sangsi berat, sesuai dengan tingkat pelanggarannya.
Berikut ini beberapa contoh sangsi atas pelanggaran lalu lintas yang terdapat pada Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009 , diantaranya :

1.       Tilang, seperti jika pengendara tidak menggunakan helm, atau tidak membawa perlengkapan surat-surat kendaraan dan SIM, atau berhenti di tempat yang dipasang rambu tidak boleh berhenti.
2.       Denda, contohnya jika pengendara tidak memiliki SIM
3.       Kurungan penjara jika pengendara yang melanggar tidak mampu membayar denda

Tugas
1.   Buatlah satu contoh gambar pelanggaran lalu lintas
2.   Sebutkan contoh-contoh perundang-undangan tentang lalu lintas ?
3.   Apa fungsi peraturan tentang lalu lintas ?
4.   Sebutkan apa saja yang termasuk pelanggaran-pelanggaran lalu lintas !
5.   Apakah sanksi bagi pelanggar peraturan lalu lintas ?
6.   Tunjukkanlah tanda gambar tidak boleh berhenti !
7.   Sebutkan warna warna lampu pada trafict light




DAFTAR PUSTAKA
Bkg for education; 2006; Pendidikan Kewarganegaraan untuk SD Kelas V; Penerbit Erlangga; Jakarta
Kamus Besar Bahasa Indonesia; 2001; Balai Pustaka; Jakarta
Standar Isi Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraanuntuk SD/MI; 2006; Jakarta
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas
Undang-Undang nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas
http://humaspoldametrojaya.blogspot.com/2009/10/beberapa-sanksi-pelanggaran-lalu-lintas.html

http://www.google.com/search?hl=id&biw=1366&bih=594&site=imghp&tbm=isch&btnG=&q=pelanggaran%20lalu%20lintas

PETA_PROVINSI JAWA TENGAH


BUDIDAYA_TANAMAN_KENCUR

BUDIDAYA  TANAMAN  KENCUR
( Kaempferia galanga L. )


I.       PENDAHULUAN

Tanaman Kencur ( kaempferia galanga L. ) termasuk kedalam famili jahe-jahean Zingiberaceae yang merupakan tumbuhan asli India dengan daerah penyebaran meliputi kawasan Asia Tenggara dan Cina.
Sifat dan bentuk tanaman yaitu berbatang semu, jumlah daun 2-3 helai, warna bunga putih, umbi berwarna kuning kecoklatan dan banyak mengandung air.   Komposisi umbi terdiri dari pati 4,14%,  mineral sebanyak 13,73% serta minyak atsiri  2,4-3,9% yang terdiri dari cineol,  asam methyl,  aldehide,  ethyl,  ester  dan lain-lain.
Manfaat rimpang kencur sebagai bumbu penyedap juga sebagai obat tradisional, oleh karenanya banyak petani yang mengusahakan di pekarangan maupun di tegalan baik secara monolkultur ataupun secara tympang sari, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani.
Pada saat ini kencur banyak dalam industri rokok, jamu dan kosmetika dengan perkiraan kebutuhan dalam negeri untuk ketiga komponen tersebut sebesar 10 ton cip kencur kering atau setara dengan 100 ton rimpang basah.

II.      SYARAT TUMBUH

     2.1.  Iklim
-        Tinggi tempat  : 50 m – 1.000 m dpl.
-        Intensitas cahaya         : Sedikit terlindung dari sinar matahari lansung
-        Curah hujan                 : 2.500 – 4.000 mm/ tahun

   2.2.   Tanah
-        Jenis tanah                   : Lempung berpasir, lempung berliat.
-        Struktur                       : Remah dan kaya humus.

III.    BERCOCOK TANAM

    3.1.    Klon Anjuran
-        Jenis kencur berdaun sempit
-        Jenis kencur berdaun lebar

   3.2.    Pemilihan Bibit
Berasal dari pohon yang sudah tua, cara memperoleh bibit ada 2 cara :
a).     Lansung tanam
Rimpang segar setelah dipotong-potong sepanjang 4 Cm lansung ditanam dilapangan tanpa disimpan dulu.
b).     Ditunaskan dulu
Rimpang setelah dipotong-potong 4 Cm disimpsn dalam gudang 1-2 minggu (sampai tunas bermunculan),  ruang tempat penyimpanan harus kering,  tidak panas dan tidak terlindung.    Rimpang dihamparkan (tidak bertumpuk) di atas rak kayu atau bambu. Bibit yang baik mempunyai 2-3 buah mata tunas.
Keperluan bibit sekitar 1-2 ton / hektar dengan jarak tanam sekitar                20 X 15 Cm.

3.3.    Penyiapan Lahan
-        Tanah dibersihkan dari rerumputan lalu dicangkul 2 (dua) kali.
-        Dibuat bedengan sambil diberi pupuk kandang sebanyak 10 ton/hektar.

3.4.    Penanaman
-        Penanaman pada awal musim hujan.
-        Jarak tanam 20 X 15 Cm, kecuali untuk tumpang sari 60 X 40 Cm.
-  Cara penanaman dengan meletakan bibit dicelup / dipping pada larutan      anti biotik agrimyoin, sterptomyoin.


    3.5.    Pemeliharaan
-        Penyiangan         
Pada minggu ke II – IV setelah tanam atau tergantung keadaan.
-        Mulching        
Penutupan tanah bisa denngan jerami atau ampas perasan tebu.
-        Pemupukan    
Pada saat tanaman sudah membentuk daun sempurna (akhir minggu ke 4) dipupuk dengan pupuk Urea 75 Kg, TSP 200 Kg dan KCl 100 Kg dan pada saat tanaman berumur 3 bulan dipupuk dengan Urea  sebanyak 75 Kg
-        Penggemburan tanah 
     Dilakukan disekitar rumput pada umur 3 bulan bersamaan dengan   pemupukan ke II.
-        Hama dan Penyakit   
     Hama pada tanaman kencur tidak banyak yang penting adalah  penyakit  busuk umbi oleh bakteri Pseudomonas sp.

IV.    PANEN

4.1.   Umur
-       Mulai dapat dipanen umur 6-8 bulan, dan dapat ditunda sampai musim berikutnya karena tidak akan ada efek buruk terhadap rimpang namun jika ditunda sampai musim berikutnya lagi kemungkinan rimpang akan membusuk dan kadar patinya menurun.
-       Panen sebaiknya dilakukan dalam waktu yang singkat.
-       Biasanya bila setelah cukup panen ditandai dengan daun menguning dan akhirnya gugur.

4.2.   Cara Panen
-       Membongkar seluruh rimpang dengan cangkul, garpu atau alat lainnya.
-       Mematahkan atau memotong rimpang bagian pinggir,  sisa  yang tertinggal dibiarkan tumbuh untuk musim tanam berikutnya.
4.3.    Produktivitas
-            Produksi rimpang bisa mencapai 6-10 ton /hektar.
-            Variasi produksi di pengaruhi oleh kesuburan tanah, jenis kencur dan pemeliharaan selama penanaman

V.                PENGOLAHAN HASIL

Hasil lahan kencur bisa berupa  rimpang basah dan rimpang kering. Pada Pengolahan Rimpang basah, rimpang hanya dibersikan,  dikering anginkan, dikemas lalu diangkut.
Pada pengolahan rimpang kering terdapat proses pengeringan, pencelupan dan pengeringan.



















BAGAN PENGOLAHAN KENCUR


     Rimpang Basah                                    Kencur                              Rimpang kering         
                                               
                                    Panen

Pembersihan                          kotoran

                                    Pencucian
                                   
                                    Sortasi                                   Rimpang rusak
                                              busuk, sakit
                                              dipisahkan.
                                   

     Penirisan/kencur angin


     Pengemasan rimpang Kencur                                         Pencelupan dalan air mendidih

                                                                                  selama 5menit  

     Pengangkutan                                                                               Pengirisan tipis-tipis
           
                                                                     Penjemuran/pengeringan  rimpang kering        dengan  suhu 30-650 C
                                                                                              (Kadar air 9-10 %)



                                             -  Pengemasan dengan karung,
                                                peti kayu/triplek.

-    Penyimpanan pada suhu kamar.

                                             -  Penggunaan
          (Obat,kosmetik,makanan minuman)



.







ANALISA  USAHA TANI KENCUR PER HEKTAR




I.      INPUT USAHA TANI

A.    Tenaga Kerja

 

 1.     Pengolahan Tanah/  
         Penggarpuan                      175  HOK X  3000,-    =   Rp.         525.000,-   
 2.     Pembuatan saluran air         50  HOK X  3000,-    =  Rp.          150.000,-
 3.     Penggemburan Tanah          75  HOK X  3000,-    =  Rp.          225.000,-
 4.     Pembuatan lubang  tanam    50  HOK X  3000,-    =  Rp.         150.000,-
 5.     Penanaman                         100  HOK X  1500,-    =  Rp.         150.000,-
 6.     Pemupukan
        ( Pupuk kandang )                 50  HOK X  1500,-    =  Rp.           75.000,-
 7.     Penyiangan
         ( I,II,III )                      3 X 150 HOK X  1500,-    =  Rp.         675.000,-
 8.     Pemupukan
         (Pupuk buatan I,II )      2 X 60 HOK X  1500,-      =  Rp.         180.000,-
 9.     Upah Panen I                       25 HOK X  3000,-      =  Rp.           75.000,-
10.    Upah Panen II                   100 HOK X  1500,-       =  Rp.         150.000,-
11.    Upah Pengawas                   12 HOK X  3000,-       =  Rp.         600.000,-
                                                                   
                                                                     
                                                      Jumlah                         =  Rp.      3.105.000,-






B.          Bahan-bahan

1.      Bibit kencur           2,5 ton  X  Rp. 3.000 / Kg.       =   Rp.   7.500.000,-
2.      Pupuk kandang        20 ton X  Rp.      50 / Kg.       =   Rp.   1.000.000,-
3.      Pupuk buatan 

       Urea 375 Kg X Rp. 260/Kg                                    =   Rp.        97.500,-

       Tsp 375 Kg X Rp. 480/Kg                                      =   Rp.      180.000,-

       KCl 375 Kg X Rp. 365/Kg                                     =   Rp.      336.000,-

4.      Peralatan                                                                 =   Rp.      500.000,-  
5.      Lain-lain                                                                  =   Rp.        81.500,-
 

                                                Jumlah                            =   Rp.   9.695.000,-
 

                                                Jumlah Total                  =  Rp. 12.800.000,-


II.     OUTPUT USAHA TANI

Hasil Produksi                    15.000  Kg  X  Rp.  1.750,-         = Rp.  26. 250.000,-

III.    PROVIT USAHA TANI

Keuntungan              Rp. 26.250.000,- –  Rp. 12.800.000,-    =  Rp. 13. 450.000,-

B/C Ratio =        26.250.000,- / 12.800.000,-                          =   2,05
                





KHASIAT TANAMAN KENCUR BAGI KESEHATAN



I.      PENDAHULUAN

Dengan semakin meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka industri farmasipun semakin berkembang seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang kian pesat.  Namun dalam keadaan krisis ekonomi saat ini tidak semua lapisan masyarakat mampu membeli produk farmasi yang dibutuhkan, oleh karena itu pengobatan dengan tanaman secara tradisional merupakan salah satu pilihan yang bijaksana.  Begitu banyak tanaman yang berfungsi sebagai tanaman obat-obatan salah satu diantaranya adalah tanaman kencur.
Kencur termasuk ke dalam suku jahe-jahean (zingeberaceae) dengan nama ilmiah Kaempferia galanga L.  Aroma kencur sangat lembut dan khas sehingga mudah membedakan dengan jenis dari zingeberaceae yang lainnya.  Fungsi tanaman kencur selain sebagai penyedap makanan juga banyak digunakan dalam ramuan obat tradisional yang khasiatnya dapat mengobati berbagai macam penyakit, sehingga tidak heran apabila pabrik-pabrik pengolahan obat trasional banyak mempergunakan bahan baku kencur.

II.     KHASIAT TANAMAN KENCUR

Kencur dipergunakan untuk meramu obat-obatan tradisional yang sudah banyak diproduksi oleh pabrik-pabrik jamu maupun dibuat sendiri, selain itu rimpangnya bisa dijadikan obat tanpa diramu dengan tumbuhan lain ataupun diramu dengan campuran bahan lain.   Secara garis besar khasiat tanaman kencur adalah :

1.       Expentorasia
yaitu untuk menyembuhkan batuk dengan cara mengencerkan dahak serta memudahkan keluarnya dahak.

2.       Dinretioca
yaitu untuk memperlancar proses pengeluaran urine (air kencing).
3.       Carminativa
yaitu untuk membantu proses pengeluaran angin dari dalam perut akibat perut kembung / masuk angin.

4.       Stimulansia
yaitu untuk membangkitkan atau memberikan rangsangan.

5.       Protection
yaitu untuk memberikan perlindungan pada pakaian atau buku dari gangguan serangga.

III.             RESEP PEMBUATAN OBAT-OBATAN TRADISIONAL


1.         Batuk
a.  Rimpang kencur 1 jari (jangan dibuang kulitnya) dicuci bersih lalu  dikunyah halus-halus dengan sedikit garam kemudian ditelan dan disusul dengan minum air hangat dilakukan 2 kali sehari.
b.         Rimpang kencur 2 jari, bawang merah 8 butir, buah kapolaga 3 buah, buah kelengkeng 8 buah, daun kaki kuda 1/3 genggam, daun jinten ¼ genggam, rimpang jahe 1 jari. Semua bahan dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dalam air bersih 3 gelas, hingga setengahnya, kemudian beri madu murni 4 sendok makan. Diminum 3 kali sehari sebanyak ½ gelas.

2.         Masuk Angin
a.   Rimpang kencur ¾ jari, jahe ½ jari, tempurung ½ jari, gangle 1/3 jari, adas ½ sendok teh, gula aren secukupnya. Semua bahan kecuali gula aren dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya kemudian direbus dalam air bersih 4 gelas hingga tersisa 3 gelas. Diminum 3 kali sehari ¾ gelas.
b.            Rimpang kencur ½ jari, dicuci bersih, dikunyah dengan garam    secukupnya sesudah halus lalu ditelan disusul dengan minum air hangat 2 kali sehari.
3.             Muntah – Muntah
a.   Rimpang kencur 1 jari dicuci bersih lalu diparut dan dicampur dengan garam   sedikit, airnya disaring dan diminum 1-2 kali sehari.
b.        Rimpang kencur 1 jari, buah kapulaga 3 buah, jintan ¾ sendok teh, adas ¾ sendok teh. Bahan semua dicuci lalu ditumbuk seperlunya dan direbus dengan air bersih 2 gelas hingga tinggal ¾ nya kemudian ditambah gula aren secukupnya, setelah dingin diminum 1-2 kali sehari.

4.             Tetanus
    Rimpang kencur 1 jari, putik mengkudu 15 buah, rimpang lengkuas ¾ jari, lempuyang ½ jari, temulawak ¾ jari, jahe ½ jari, bangle ½ jari. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong seperlunya lalu direbus dengan air bersih 4 gelas hingga tinggal ¾ nya setelah dingin disaring lalu diminum 3 kali sehari ¾ gelas.

5.             Radang Lambung
Rimpang kencur 1 jari, putik mengkudu 15 buah, rimpang lengkuas ¾ jari, lempuyang ½ jari, temulawak ¾ jari, jahe ½ jari, bangle ½ jari. Semua bahan dicuci dipotong seperlunya lalu direbus dengan air 4 ½ gelas hingga menjadi ½ nya, setelah dingin disaring lalu diminum 3 kali sehari ¾ gelas.

6.             Mulas
Rimpang kencur 1 jari daun saga 1/5 genggam, bangle ½ jari, kapulaga 2 buah, asam trenggali 2 jari, cengkeh 10 kuntum, adas ½ sendok teh, pulosari ¾ jari daun sena ½ genggam. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong lalu ditumbuk dan direbus dengan air 4 gelas hingga ¾ bagiannya, kemudian setelah dingin disaring dan diminum 2-3 kali sehari ¾ gelas.




7.             Keracunan

a.    Keracunan jamur
       Kencur 1 jari, sambiloto 1/3 genggam, daun jinten ¼ genggam. Bahan   ditumbuk halus dan diberi air bersih ¾ gelas, lalu diperas dan disaring kemudian diminum 2-3 kali sehari ¾ gelas.

b.    Keracunan udang
       Kencur ¾ jari, daun bidara laut ¼ genggam, daun kaki kuda 1/3 genggam, gula aren secukupnya. Bahan-bahan kecuali gula aren dicuci dipotong-potong lalu direbus dengan air bersih 2 gelas hingga tinggal ¾ nya, kemudian diminum 1-2 kali sehari ¾ gelas.

c.    Keracunan Tempe Bongkrek
       Rimpang kencur ¾ jari, daun gidana laut ¼ genggam, daun kaki kuda ¼ genggam, daun jinten ¼ genggam, gula aren secukupnya. Kemudian setelah bahan dicuci direbus dengan air 2 gelas hingga menjadi ¾ nya kemudian diminum 1-2 kali sehari, sekali minum ¾ gelas.

8.         Luka Berdarah/Bernanah dan Borok
     Kencur 2 jari lalu dicuci dan diparut dan dicampur air 4 sendok makan lalu air perasannya diteteskan pada luka atau dapat digunakan untuk mencuci pada luka bernanah.

9.         Keramas
Untuk menyuburkan rambut bisa dengan mencuci 15 lembar daun kencur lalu ditumbuk dan dicampur 2 gelas air, dan air perasannya bisa untuk mencuci rambut.



10.     Beras Kencur
            Beras ½ genggam (disangrai, dicor air panas ¼ jam, tiriskan), kencur ½ genggam (diungkep), lempuyang, jahe, kunyit, asam masing-masing 1 jempol (dibakar dan diseduh air panas), gula aren 1 jari (dicairkan), cabe jawa 3 buah (direndam air panas), kedawung 3 biji, kayu manis sepotong, cengkeh, kapulaga masing-masing 3 buah lalu disngrai. Setelah siap bahan lalu ditumbuk halus dan diberi air hangat sedikit demi sedikit lalu peras dan saring baru campurkan gula aren cair dan asem.